Panduan dan Persyaratan Beasiswa LPDP
I. Dokumen yang Diperlukan
5
Dokumen Krusial yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Mendaftar Beasiswa LPDP:
- Sertifikat
Bahasa Inggris
- Sertifikat
bahasa Inggris merupakan dokumen yang wajib yang harus kalian lampirkan
saat mendaftar beasiswa LPDP. Pihak LPDP sendiri menerima beberapa tipe
sertifikat bahasa Inggris seperti sertifikat TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS,
dan PTE Academic dengan ketentuan berikut:
- Sertifikat
berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai
dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran
berjalan.
- Sertifikat
diterbitkan oleh ETS, PTE Academic, atau IELTS.
- Syarat
minimal skor tiap sertifikat sebagai berikut:
|
Jenjang |
TOEFL ITP |
TOEFL iBT |
IELTS |
PTE Academic |
|
S2 dalam negeri |
500 |
61 |
60 |
50 |
|
S2 luar negeri |
- |
80 |
6.5 |
58 |
|
S3 dalam negeri |
530 |
70 |
6.0 |
50 |
|
S3 luar negeri |
- |
94 |
7.0 |
65 |
- Surat
Rekomendasi
- Surat rekomendasi
beasiswa adalah surat resmi yang diberikan oleh seseorang dengan
kapabilitas untuk memberi penilaian atau informasi mengenai karakter atau
pencapaian peserta yang mendaftar beasiswa.
- Surat
rekomendasi ini bisa diberikan oleh dosen, atasan, pejabat daerah maupun
relasi akademis lainnya yang pernah bersinggungan dengan kalian terkait
hal profesional seperti proyek, kegiatan sosial, maupun karir.
- Minta ke
orang yang paling kenal dan mendukung.
- Gunakan format beasiswa LPDP yang disediakan.
- Proposal Penelitian
- Dokumen yang
satu ini khusus diperuntukkan bagi pendaftar beasiswa LPDP jenjang doktor
(S3). Pelamar diminta untuk menuliskan proposal penelitian dengan
1.500-2.000 kata yang mana berisikan judul penelitian, latar belakang,
rumusan masalah, tujuan, metode, manfaat yang diharapkan, serta
kesimpulan.
- Sertifikat
Pendukung
- Sertifikat
pendukung di sini merujuk pada cerita pengalaman yang telah kalian
cantumkan di esai beasiswa LPDP. Walaupun bukan dokumen wajib yang harus
diunggah, kalian perlu mempersiapkan dokumennya ya. Sertifikat ini
bertujuan untuk mendukung dan memperkuat apa yang telah kalian sampaikan.
Meskipun opsional, banyak awardee yang menyarankan untuk membawa
sertifikat prestasi/kegiatan sosial/organisasi untuk ditunjukkan pada
sesi wawancara sebagai bukti pendukung statement kalian.
- Publikasi/Karya
Ilmiah (Jika ada)
- Jika memiliki
publikasi atau karya ilmiah, sebutkan judul, jurnal, atau konferensi
tempat publikasi tersebut diterbitkan.
- Penghargaan
dan Sertifikat
- Cantumkan
penghargaan atau sertifikat yang relevan (misalnya, penghargaan akademik,
sertifikat keahlian, TOEFL/IELTS, dan sebagainya).
II. Menulis Esai Beasiswa
Kuasai
Rangkuman Syarat Ini Agar Lebih Mudah Lolos Beasiswa LPDP
Esai
Beasiswa
Esai
beasiswa merupakan sebuah tulisan yang disusun dengan tujuan untuk meyakinkan
pihak pemberi beasiswa bahwa pelamar merupakan kandidat yang mereka cari.
Umumnya terdapat 3 komponen penting yang harus ada di esai beasiswa LPDP,
yaitu:
Structure
essay (introduction-body-closing):
- Introduction/Pengenalan
Diri (terdiri dari data diri & pengalaman)
- Data diri ditulis
dengan metode PAWS.
- Pengalaman
ditulis dengan metode STAR.
- Pada bagian
ini, kalian bisa menuliskan data diri seperti nama serta domisili
tinggal. Kemudian bisa kalian lanjutkan dengan latar belakang pendidikan
kalian. Lalu lanjutkan dengan perjalanan profesional (karir) setelah
lulus dan apa yang saat ini sedang kalian lakukan. Kalian juga bisa
menambahkan cerita tentang pengalaman kalian yang relevan dengan studi
kalian.
- Body/Rencana
Studi
- Pada bagian
masalah solusi, tulis dengan menggunakan metode REDS.
- Tuliskan
program studi dan kampus tujuan kalian. Jelaskan motivasi mengenai
pilihan tersebut. Tunjukkan poin-poin unggul jika kalian melanjutkan
studi di prodi dan kampus tersebut. Kalian juga bisa menceritakan
pengalaman yang dapat mendukung atau memperkuat alasan mengapa program
studi dan kampus tersebut merupakan pilihan yang tepat untuk kalian.
- Closing/Rencana
Kontribusi
- Pada bagian
rencana pasca study, ditulis dengan metode SMART.
- Angkat
permasalahan atau isu di Indonesia (harus yang relevan dengan program
studi tujuan) yang menurut kalian penting dan urgent sehingga harus
segera dilakukan tindakan agar tidak memperparah keadaan. Kaitkan isu
tersebut dengan rencana kontribusi kalian. Tuangkan ide kalian mengenai
solusi atas permasalahan tersebut. Jelaskan bahwa program studi tujuan
dapat membantu keberlangsungan solusi yang telah kalian jelaskan
sebelumnya.
- Catatan: Bisa
mentoring essay beasiswa di Scholars.
III. Surat Rekomendasi
Siapa
Perekomendasi yang Tepat?
- Dosen
Pembimbing Skripsi/Akademik
- Penjelasan: Dosen pembimbing adalah pilihan yang sangat tepat untuk memberikan
surat rekomendasi LPDP karena memiliki pemahaman mendalam tentang
kemampuan akademik, karakter, dan potensi mahasiswa yang didasarkan pada
pengalaman langsung seperti pembimbingan penelitian, skripsi atau tugas
akhir. Dosen pembimbing dapat memberikan penilaian yang objektif,
spesifik, dan relevan, yang tercermin pada pencapaian konkret mahasiswa
serta menjelaskan bagaimana kemampuan tersebut sejalan dengan tujuan
beasiswa LPDP. Selain itu, dosen pembimbing juga dapat memberikan
gambaran yang lebih personal tentang keseriusan mahasiswa dalam
mengembangkan diri sehingga meningkatkan kredibilitas surat rekomendasi.
- Atasan Kerja
- Penjelasan: Atasan kerja sangat cocok untuk memberikan surat rekomendasi LPDP
karena memiliki pengalaman langsung dalam kontribusi kamu di lingkungan
kerja. Sebagai seseorang yang telah bekerja sama secara langsung atasan
dapat memberikan penilaian yang maksimal tentang kemampuan kamu dalam
menyelesaikan tugas, bekerja sama dalam tim serta mengelola tanggung
jawab dengan baik. Rekomendasi dari atasan juga mencerminkan kemampuan
kamu dalam dunia profesional, seperti kepemimpinan, problem solving, dan
etos kerja yang sangat relevan dengan kriteria LPDP. Selain itu, atasan
dapat menjelaskan bagaimana pengalaman kerja kamu dapat mendukung
kesuksesan studi lanjutan dan memberikan dampak positif pada masyarakat
setelah menyelesaikan pendidikan.
- Tokoh Masyarakat
- Penjelasan: Jika kamu adalah seorang pengusaha atau penggiat sosial, rekomendasi
dari tokoh masyarakat sangat relevan karena dapat menilai sejauh mana
kontribusi sosial yang telah diberikan baik melalui inisiatif
kewirausahaan maupun sosial program yang berdampak positif pada
masyarakat. Tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh dan pemahaman
mendalam tentang dinamika sosial, dapat memberikan penilaian tentang
kemampuan dalam memimpin yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat,
serta dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak. Rekomendasi dari
tokoh masyarakat akan menunjukkan bagaimana kamu berkontribusi dalam
perubahan sosial dan memiliki potensi untuk mendukung visi LPDP dalam
mencetak pemimpin yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan
bangsa.
IV. Curriculum Vitae (CV)
Ini
6 Struktur dan 4 Tips Jitu Supaya CV-mu Dilirik Tim Penyeleksi Beasiswa LPDP
6
Struktur CV Beasiswa LPDP:
- Informasi
mengenai identitas yang ditulis secara jelas.
- Rekam jejak
pendidikan mulai dari yang paling terbaru.
- Pengalaman
profesional/magang sangat baik jika memiliki dan dicantumkan.
- Pengalaman
dalam kepanitiaan dan organisasi yang mencerminkan bahwa kamu kandidat
yang aktif.
- Penghargaan
dan bukti prestasi yang relevan dengan bidang yang kamu ajukan.
- Kemampuan
penunjang seperti soft skill dan hard skill di bidang yang sesuai lebih
baik.
Tips
Penting dalam Menulis CV:
- Bahasa yang
jelas dan spesifik serta pastikan tujuan penulisan adalah untuk
mengekspresikan diri.
- Perhatikan
kesalahan umum berupa kesalahan ejaan tata bahasa serta pastikan semua
informasi penting seperti email dan nomor kontak tercantum dengan jelas.
- Urutkan
pengalaman terbaru terlebih dahulu sertakan juga lisensi, pencapaian,
penghargaan, sertifikat, dan informasi relevan.
- Hindari
penggunaan bahasa gaul dan singkatan serta singkatan yang tidak umum.
Jangan menyertakan gambar atau menggunakan kata ganti.
Pastikan
9 Hal Ini Ada dalam CV-mu Agar Terlihat Menarik di Mata Penyeleksi Beasiswa
LPDP:
- Data Pribadi: Nama lengkap, Informasi kontak (alamat, nomor telepon, dan email yang
aktif), Tanggal dan tempat lahir. Jangan mencantumkan informasi yang
kurang relevan, seperti status pernikahan.
- Ringkasan
Profil: Deskripsi singkat tentang diri kamu, minat, dan
tujuan akademik atau karir. Tunjukkan minat kamu terhadap bidang studi dan
sesuaikan dengan tujuan LPDP.
- Pendidikan: Rincian pendidikan terakhir hingga jenjang pendidikan tertinggi (nama
lembaga, jurusan, dan tahun kelulusan). Sebutkan prestasi akademik,
seperti IPK, beasiswa, atau penghargaan yang pernah diterima.
- Pengalaman
Kerja: Cantumkan pekerjaan atau posisi relevan yang pernah
kamu pegang, terutama jika berhubungan dengan bidang studi yang kamu
ambil. Sertakan nama perusahaan, posisi, periode kerja, serta tanggung
jawab dan pencapaian yang relevan.
- Pengalaman
organisasi atau kepanitiaan: Jelaskan
pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau kepemimpinan yang pernah diikuti.
Tampilkan peran dan kontribusi kamu, terutama yang memperlihatkan
kemampuan kerja sama dan kepemimpinan.
- Pengalaman
Penelitian/Proyek: Jika kamu memiliki
pengalaman penelitian atau proyek yang relevan, sertakan judul penelitian,
tujuan, serta peran kamu di dalamnya.
V. Kemampuan Bahasa Inggris
TOEFL/IELTS
Miliki
Basic English yang baik. Minimal B1 (pre intermediate).
- Vocabulary
TOEFL/IELTS: Pahami terminologi khusus, Collocation, Advance
vocabulary.
- Listening
TOEFL/IELTS: Pahami -s/dan -d/sound, Linking word, idiomatic
expression.
- Writing IELTS: Pahami compound complex sentence, reduced form, inverted form.
- Speaking
IELTS: Pahami phrase, vocab dalam context yang sesuai.
- Bisa belajar
TOEFL/IELTS di Scholars.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ditunggu komentar Anda!