Cari Blog Ini

Kamis, 15 Januari 2026

10 Cara Content Writer Beradaptasi di Era AI 2026

 10 Cara Content Writer Beradaptasi di Era AI 2026

 

Content writer yang bertahan bukan yang paling cepat menulis, tapi yang paling tajam berpikir, kuat secara perspektif, dan strategis secara bisnis.

Sumber gambar: 

https://course-net.com/wp-content/uploads/2025/03/tuyen-dung-content-writer-1.jpg

1. Beralih dari penulis ke strategist & editor

  • AI bisa menulis cepat, tapi tidak bisa menentukan arah bisnis
  • Content writer harus fokus pada:
    • Content planning
    • Angle & positioning
    • Editing, refining, dan humanizing output AI

2. Menguasai AI sebagai co-writer, bukan pesaing

  • Gunakan AI untuk:
    • Riset
    • Outline
    • Ide headline
    • Repurposing konten
  • Nilai tambah manusia ada di:
    • Insight
    • Empati
    • Konteks lokal & budaya

3. Fokus pada konten yang berangkat dari pengalaman & perspektif manusia

  • AI kuat di informasi umum
  • Manusia unggul di:
    • Personal experience
    • Opinionated content
    • Storytelling berbasis real case
  • Konten POV, studi kasus, behind-the-scenes akan makin bernilai

4. Memperdalam niche & domain knowledge

  • Generalist mudah tergantikan AI
  • Specialist sulit digantikan
    • Tech
    • Finance
    • Health
    • B2B, SaaS, industri spesifik
  • Semakin dalam expertise, semakin tinggi value writer

5. Mengembangkan skill prompt & workflow AI

  • Content writer 2026 perlu:
    • Prompt engineering dasar
    • Workflow collaboration AI-human
    • Versioning & QA konten
  • Bukan soal tools, tapi cara berpikir sistematis

6. Menguasai multi-format & multi-platform content

  • Tidak hanya artikel:
    • Short-form video script
    • Carousel
    • Newsletter
    • Podcast script
  • AI membantu produksi, manusia menentukan tone & relevance

7. Menjadi penjaga brand voice & etika konten

  • AI cenderung generik & riskan:
    • Overclaim
    • Plagiarism
    • Tone mismatch
  • Writer bertugas menjaga:
    • Konsistensi brand
    • Trust & credibility
    • Cultural sensitivity

8. Mengukur performa & berpikir berbasis data

  • Writer bukan cuma deliver tulisan
  • Tapi paham:
    • CTR
    • Engagement
    • Conversion
  • Insight data → konten lebih strategis

9. Upgrade mindset: dari "dibayar per kata" ke "dibayar per dampak"

  • Value tidak lagi di jumlah kata
  • Tapi di:
    • Influence
    • Business impact
    • Brand growth
  • Writer = problem solver, bukan tukang nulis

10. Personal branding sebagai content expert

  • AI tidak punya reputasi
  • Manusia punya:
    • Nama
    • Track record
    • Audience
  • Aktif di LinkedIn, blog pribadi, atau newsletter

Sumber: IG @menjadicontentwriter

Rabu, 14 Januari 2026

Klasifikasi 100 Website yang Mendukung Pekerjaan Kita

 KLASIFIKASI 100 WEBSITE YANG MENDUKUNG PEKERJAAN KITA

 

 

### 🛠️ Tools & Utilities

- TinyURL.com - Memperpendek tautan

- PDFescape.com - Mengedit PDF

- CloudConvert.com - Konversi file

- WeTransfer.com - Mengirim file besar

- Unscreen.com - Menghapus latar belakang video

- Wayback Machine - Melihat situs lama

- SmallPDF.com - Alat PDF

- TempMail.org - Email sementara

- Sharex - Alat tangkapan layar

- Wayback Machine - Melihat situs lama

 

Sumber Gambar: https://www.jmc.co.id/blog/wp-content/uploads/2020/01/Mengapa-Website-Dianggap-Sebagai-Alat-Bisnis-yang-Sangat-Powerful.jpg

### ️ Content Writing

- Grammarly.com - Pemeriksa tata bahasa

- Hemingway App.com - Kejelasan penulisan

- ProWritingAid.com - Peningkatan penulisan

- Quillbot.com - Alat parafrase

- Wordtune.com - Menulis ulang kalimat

- Readsy.co - Membaca cepat

- Airstory.co - Riset konten

- Headline Analyzer.com - Skor judul

- Cliche Finder.net - Menghapus klise

- CaniRank.com - Peringkat konten SEO

 

### 💼 Job & Career

- LinkedIn.com - Jaringan & pekerjaan

- Indeed.com - Mesin pencari pekerjaan

- Glassdoor.com - Ulasan perusahaan & gaji

- Internshala.com - Magang di India

- Angel.co - Pekerjaan startup

- Naukri.com - Portal pekerjaan India

- Wellfound.com - Perekrutan startup teknologi

- Levels.fyi - Gaji & tingkat karier

- FlexJobs.com - Pekerjaan remote & fleksibel

- Jobscan.co - Optimasi resume

 

### 🤖 AI Tools

- ChatGPT - Asisten AI

- Gamma.app - Presentasi AI

- Midjourney.com - Gambar AI

- Runwayml.com - Editing video AI

- Perplexity.ai - Mesin pencari AI

- Synthesia.io - Avatar AI

- Eleven Labs.io - Suara AI

- Scribehow.com - Dokumentasi otomatis

- Durable.co - Pembuat situs web AI

- Murf.ai - Voiceover AI

 

### 📚 Self-Improvement

- Coursera.org - Kursus universitas

- Skillshare.com - Pembelajaran berbasis keterampilan

- KhanAcademy.org - Kursus gratis

- MindTools.com - Keterampilan karier

- TED.com - Ceramah & ide

- Duolingo.com - Pembelajaran bahasa

- Udemy.com - Kursus terjangkau

- FutureLearn.com - Kursus singkat gratis

- Brilliant.org - Pemecahan masalah

- EdX.org - Kursus tingkat universitas

 

### 💻 Programming

- freecodecamp.org - Belajar kode gratis

- W3schools.com - Tutorial coding mudah

- Codecademy.com - Pelajaran interaktif

- codehype.in - Sumber belajar gratis

- GeeksforGeeks.org - Coding

- cs50.harvard.edu - Kursus coding gratis

- LeetCode.com - Praktik DSA

- Exercism.org - Latihan praktis

- sololearn.com - Pembelajaran ramah pemula

- Programiz.com - Panduan ramah pemula

 

### 📈 Marketing

- Hubspot.com - Panduan pemasaran & CRM

- Buffer.com - Penjadwalan media sosial

- Ubersuggest.com - Alat SEO

- AnswerThePublic.com - Ide kata kunci

- Mailchimp.com - Pemasaran email

- Hootsuite.com - Manajemen media sosial

- Buzzsumo.com - Riset konten

- Copy.ai - Penulisan copy AI

- Bitly.com - Pemendek URL

- Google Trends - Topik trending

 

### 📊 Productivity

- Notion.so - Workspace all-in-one

- Trello.com - Papan tugas

- Todoist.com - Manajer tugas

- Rescue Time.com - Lacak waktu & fokus

- Clockify.me - Pelacak waktu gratis

- Pomofocus.io - Timer Pomodoro

- Miro.com - Kolaborasi whiteboard

- Google Keep - Catatan sederhana

- Evernote.com - Aplikasi pencatatan

- Loom.com - Pesan video cepat

 

### 💰 Money & Finance

- TradingView.com - Grafik saham

- MoneyControl.com - Berita keuangan

- Mint.com - Pelacak keuangan pribadi

- YNAB.com - Perencana anggaran

- CoinMarketCap.com - Harga kripto

- Investopedia.com - Pendidikan keuangan

- Cleartax.in - Pengajuan pajak

- Groww.in - Aplikasi investasi

- PayPal.com - Pembayaran

- Wise.com - Transfer internasional

 

 

Sumber: IG @web_development_legend

Sabtu, 03 Januari 2026

5 Tipe Strategis Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

 

5 TIPE STRATEGIS BESERTA KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

Tipe strategis manakah anda?

 

Pendekatan Top-Down

🔹 Strategis Raja

Eksekutif Kepala yang serba tahu, kuat, dan mandiri, memiliki visi yang jelas tentang ke mana organisasi akan dibawa. Pemikir yang cakap dan berpandangan ke depan.

🔹 Strategis Sesepuh

Seringkali telah puluhan tahun bersama organisasi dan telah lama berada di posisi kepemimpinan. Mereka menghargai kontinuitas dan ragu-ragu dalam menerima perkembangan baru.

🔹 Strategis Pelawak

Bukan seorang strategis. Tidak memiliki ide yang jelas tentang ke mana organisasi mereka akan dibawa, dan memiliki kemampuan terbatas untuk membuat keputusan atau menegakkan tindakan. Suka bercanda dan tetap populer.

🔹 Strategis Pangeran

Merangkul perubahan dan inovasi dan seringkali menjadi sumber utama ide-ide baru. Penuh kreativitas dan antusiasme serta melihat peluang perubahan di mana-mana.



🔹 Strategis Pelayan

Lebih menyukai pendekatan partisipatif, atau demokratis dalam penyusunan strategi. Alih-alih menentukan strategi sendiri, mereka lebih memilih untuk mendengar pendapat orang lain di dalam organisasi.

Pendekatan dari Bawah ke Atas

 

© Jeroen Kraaijenbrink

7 Principles of Powerfull Storytelling

 7 PRINCIPLES OF POWERFUL STORYTELLING

 

"Orang yang paling berkuasa di dunia adalah pendongeng (storyteller)."Steve Jobs

                                                                  Ilustrasi brand storytelling. Foto: Dok. Populix

1. START WITH TENSION (Mulai dengan Ketegangan)

Jangan mulai dengan emosi atau fakta. Mulailah dengan konflik batin atau luar.

  • Mengapa ini berhasil: Otak langsung terlibat ketika merasakan adanya celah antara "apa yang ada" dan "apa yang seharusnya".
  • Contoh: "Semuanya tampak sukses di atas kertas. Tapi di dalam hati, saya tahu ada sesuatu yang hancur."

2. MAKE IT HUMAN (Buat Menjadi Manusiawi)

Tunjukkan keraguan, ketakutan, atau kesalahan. Bukan versi diri Anda yang dipoles atau sempurna.

  • Mengapa ini berhasil: Orang-orang memercayai pengalaman nyata, bukan performa/pencitraan.
  • Contoh: "Saya tidak punya jawabannya. Dan untuk pertama kalinya, saya mengakuinya kepada tim saya."
Sumber foto:
https://daaruttauhiid.sch.id/wp-content/uploads/2025/12/Storytelling.jpg

3. SPEAK IN IMAGES (Berbicara dalam Gambar)

Jangan menjelaskan idenya. Tunjukkan adegan yang bisa divisualisasikan oleh audiens.

  • Mengapa ini berhasil: Gambar diproses lebih cepat daripada kata-kata dan diingat lebih lama.
  • Contoh: "Ruangan menjadi sunyi. Semua orang menghindari kontak mata. Saat itulah saya tahu keputusan itu salah."

4. MAKE IT ABOUT THEM (Buat Ini Tentang Mereka)

Cerita tersebut harus mencerminkan dunia batin pendengar, bukan ego Anda.

  • Mengapa ini berhasil: Orang-orang akan terlibat ketika mereka mengenali diri mereka sendiri dalam cerita tersebut.
  • Contoh: "Jika Anda pernah merasa terjebak dalam peran yang terlihat hebat dari luar, ini akan terdengar akrab."

5. SHOW THE STAKES (Tunjukkan Risikonya)

Tunjukkan apa yang bisa hilang, bukan hanya apa yang bisa didapat.

  • Mengapa ini berhasil: Kehilangan sesuatu (loss aversion) lebih kuat pengaruhnya daripada janji imbalan.
  • Contoh: "Tidak melakukan apa pun terasa aman. Sampai saya menyadari bahwa itu adalah pilihan yang paling mahal."

6. CLOSE THE LOOP (Tutup Lingkarannya)

Kembali ke awal cerita dan tunjukkan apa yang telah berubah.

  • Mengapa ini berhasil: Lingkaran yang tertutup meningkatkan daya ingat dan menciptakan rasa penyelesaian.
  • Contoh: "Ketakutan yang saya sebutkan di awal tidak pernah hilang. Tapi ketakutan itu berhenti mengendalikan saya."

7. LEAVE A DECISION (Tinggalkan Keputusan)

Cerita yang bagus tidak berakhir dengan pelajaran. Ia berakhir dengan sebuah pilihan.

  • Mengapa ini berhasil: Cerita membentuk perilaku ketika mereka mengundang tindakan.
  • Contoh: "Jadi pertanyaan sebenarnya bukanlah apa yang saya lakukan. Melainkan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya."

Referensi: IG @natan_mohart

Rabu, 31 Desember 2025

35+ Aplikasi buat Nambah Cuan di 2026

 

35+ Aplikasi buat Nambah Cuan di 2026


1. Modal Menulis

·         Estimasi Bayaran: $5–$8/jam (± Rp83.775–Rp134.040/jam)

·         Tempat buat dan jual tulisan: Kindle Publishing, Scribble, Wattpad Paid Stories, Substack, Medium Partner Program.

2. Modal Rekam Suara

·         Estimasi Bayaran: $6–$10/jam (± Rp100.530–Rp167.550/jam)

·         Tempat belajar skill & apply: Voices.com, Bunny Studio, Voice123, Voquent, Snap Recordings.

3. Modal Ngonten

·         Estimasi Bayaran: $5–$8/jam (± Rp83.775–Rp134.040/jam)

·         Tempat cari project konten: Upwork, Fiverr, Freelancer, Sribulancer, Projects.co.id.

4. Modal Desain

·         Estimasi Bayaran: $6–$10/jam (± Rp100.530–Rp167.550/jam)

·         Tempat desain & jual karya digital: Etsy, Society6, Redbubble, Creative Market, Creative Fabrica, Folsky.

5. Online Survey

·         Estimasi Bayaran: $1–$5/jam (± Rp16.755–Rp83.775/jam)

·         Tempat isi survei berbayar online: JakPat (Jejak Pendapat), Milieu Surveys, MyPoints, Toluna, Rakuten Insight, YouGov.

6. Proofreading & Editing

·         Estimasi Bayaran: $6–$9/jam (± Rp100.530–Rp150.795/jam)

·         Tempat apply kerja editing & proofreading: Scribendi, Gramlee, ProofreadingPal, Wordvice, Editage.

Sumber gambar:
https://cdn.rri.co.id/berita/Bengkalis/o/1765522852423-Investasi_Terbaik/z74iv2cwth9hdqi.jpeg


7. Modal Nonton Ads

·         Estimasi Bayaran: $1–$3/jam (± Rp16.755–Rp50.265/jam)

·         Tempat dapet penghasilan dari nonton iklan: Swagbucks, PrizeRebel, Freecash, FeaturePoints, TimeBucks, InboxPays.

Referensi:  Akun Instragram @sgb_va

The Power of Reading

Membaca adalah salah satu kekuatan paling murni yang dimiliki manusia. Dalam dunia yang penuh gangguan dan kecepatan, membaca memberi kita ruang untuk diam, merenung, dan mengembangkan pemikiran yang dalam. Bukan hanya membaca kata-kata, tetapi benar-benar memasuki dunia yang dijelaskan oleh kata-kata itu. Setiap halaman yang dibaca adalah langkah menuju dunia yang lebih luas, lebih kaya, dan lebih bermakna.

Neuroscience menunjukkan bahwa membaca benar-benar merubah struktur otak kita. Saat kita membaca, area otak yang bertanggung jawab atas fokus, empati, dan imajinasi menjadi aktif. Otak kita tidak hanya menyerap informasi, tetapi juga membentuk jaringan saraf baru yang memperkuat konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan berpikir kritis. Membaca yang rutin bukan hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga melatih otak untuk berpikir secara logis, kreatif, dan empatik.

Sumber gambar:
https://acemaximainstitute.com/uploads/custom-images/wsus-img-2025-03-27-01-48-42-2399.png


Membaca membantu kita membangun mental model—kerangka berpikir yang membantu kita memahami dunia dengan lebih baik. Melalui buku, kita bisa mengalami perjuangan orang lain, menikmati keindahan alam yang belum pernah kita lihat, atau memahami sistem sosial yang kompleks. Kita belajar dari pengalaman orang lain tanpa harus mengalaminya sendiri. Ini adalah cara paling efisien untuk mendapatkan pengalaman hidup dalam waktu singkat.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, coba lakukan eksperimen 30 hari membaca. Mulailah dengan 20 menit sehari, pilih buku yang menarik perhatian Anda—entah fiksi, non-fiksi, atau biografi. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Baca dengan perhatian penuh, catat ide-ide menarik, dan renungkan bagaimana pengetahuan itu bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Dalam 30 hari, Anda akan merasa fokus Anda meningkat, pikiran Anda lebih jernih, dan empati Anda lebih tajam.

Buku bukan hanya sumber informasi—buku adalah teman yang setia, guru yang sabar, dan pintu gerbang ke dunia yang tak terbatas. Dalam era digital yang penuh dengan distraksi, membaca adalah bentuk pemberontakan terhadap kekacauan. Ini adalah tindakan kecil yang besar: menghentikan, membuka buku, dan membiarkan pikiran bepergian.

Jadi, ambil buku hari ini—bukan untuk mengejar hasil, tapi untuk menemukan diri Anda sendiri. Baca perlahan, baca dengan hati, dan alami perubahan yang terjadi secara perlahan, namun pasti. Karena setiap halaman yang Anda baca adalah langkah menuju diri Anda yang lebih cerdas, lebih bijak, dan lebih penuh makna.

Kini, saatnya Anda bertindak. Buka buku. Buka pikiran. Baca—dan biarkan dunia berubah perlahan, satu kata pada satu waktu.

Referensi:

Channel YouTube “The Logic Room”

Selasa, 30 Desember 2025

Belajar Berpikir dalam Bahasa Inggris Selama 8 Menit

Belajar berpikir dalam bahasa Inggris adalah cara tercepat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Anda. Banyak orang belajar kosakata dan tata bahasa, tetapi belum bisa berpikir dalam bahasa Inggris. Kunci sebenarnya adalah berpikir secara langsung, bukan menerjemahkan dari bahasa ibu Anda. Saat Anda berpikir dalam bahasa Inggris, bahasa tersebut menjadi lebih alami dan cepat. Anda akan merasa lebih percaya diri saat berbicara dan menulis.

Mulailah dengan menggunakan kata-kata sederhana. Anda tidak perlu menggunakan kalimat kompleks di awal. Gunakan kata-kata dasar seperti “This is” atau “I see” untuk menggambarkan hal-hal yang Anda lihat sekitar Anda. Katakan pada diri sendiri apa yang Anda lihat saat duduk di kursi, meminum air, atau melihat jendela. Misalnya, “This is a chair. It is brown. I am sitting on it.” Hal ini membantu otak Anda terbiasa berpikir langsung dalam bahasa Inggris.

Selain itu, cobalah berbicara dengan diri sendiri dalam bahasa Inggris. Di dalam pikiran, Anda bisa mengomentari kegiatan harian Anda. Saat bangun tidur, pikirkan: “Good morning. I feel tired. I need coffee.” Saat menyiapkan sarapan, ucapkan: “I am making toast. It is getting warm.” Menjaga obrolan dalam pikiran dengan bahasa Inggris secara konsisten akan membentuk kebiasaan berpikir yang kuat.

Gunakan bahasa Inggris dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Ketika memilih makanan, tidak perlu memikirkan dalam bahasa Indonesia dulu. Langsung pilih, misalnya: “I will eat an apple. It is healthy.” Saat memutuskan pergi ke tempat tertentu, pikirkan dalam bahasa Inggris: “I want to go to the park. It is sunny today.” Semakin banyak Anda menggunakan bahasa Inggris dalam pikiran, semakin cepat Anda akan terbiasa.

Jangan takut membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Bahasa Inggris bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang berani mencoba. Jika Anda merasa bingung, coba gunakan kalimat pendek dan langsung. Fokus pada makna, bukan pada tata bahasa yang sempurna. Semakin sering Anda melakukannya, semakin otomatis dan lancar pikiran Anda akan berpikir dalam bahasa Inggris.

Bersabarlah pada prosesnya. Dalam 8 menit, mungkin Anda belum bisa berpikir seperti orang asli. Tetapi jika Anda latihan setiap hari dengan konsistensi, dalam beberapa minggu, Anda akan melihat perbedaan yang nyata. Pikiran Anda akan lebih cepat merespons dalam bahasa Inggris. Anda akan merasa lebih ringan, lebih percaya diri, dan lebih terhubung dengan dunia internasional.

Jadi, mulai sekarang. Pilih satu kebiasaan kecil, seperti menyapa diri sendiri dalam bahasa Inggris saat melihat cermin. Atau sampaikan satu pernyataan sederhana saat minum air. Latihan kecil ini bisa mengubah cara Anda berpikir. Dalam seminggu, Anda mungkin sudah merasa lebih nyaman. Dalam sebulan, Anda akan terkejut melihat betapa cepatnya kemajuan Anda.

Ingat, berpikir dalam bahasa Inggris bukan tentang kecepatan. Ini tentang kebiasaan. Setiap hari, satu kalimat, satu ide, satu momen. Konsistensi adalah kunci. Dengan waktu, bahasa Inggris akan tidak hanya menjadi alat komunikasi, tapi menjadi cara Anda memahami dunia.

Sumber gambar:
https://www.espressoenglish.net/wp-content/uploads/2020/12/bubble-19329_640.jpg


Kini, saatnya Anda mulai—tanpa menunggu sempurna, tanpa takut salah. Pikirkan dalam bahasa Inggris, dan berbarislah bersama dunia yang lebih luas.

 

Referensi:

Channel YouTube “Learn English with StoriLing”