Cari Blog Ini

Sabtu, 13 Desember 2025

Cara Efektif Berlatih Bahasa Inggris Setiap Hari

 

Cara Efektif Berlatih Bahasa Inggris Setiap Hari


Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas sesuatu yang sangat sederhana namun sangat kuat. Bagaimana cara melatih bahasa Inggris setiap hari. Bahkan jika hidup Anda sibuk, bahkan jika Anda merasa malu, bahkan jika Anda tidak tinggal di negara berbahasa Inggris.

Banyak orang berpikir mereka perlu pindah ke Inggris atau Amerika untuk berbicara bahasa Inggris dengan baik. Tetapi itu tidak benar. Anda tidak perlu tinggal di London. Anda tidak perlu penutur asli di sebelah Anda. Anda tidak perlu belajar berjam-jam setiap malam.

Yang Anda butuhkan adalah langkah-langkah kecil dan cerdas. Langkah-langkah yang mudah diulangi. Langkah-langkah yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari Anda. Langkah-langkah yang membantu Anda merasa lebih nyaman, lebih alami, dan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris. Jadi, mari kita mulai.

Mari kita mulai dengan pertanyaan sederhana. Apa itu shadowing?

Mungkin Anda pernah mendengar kata ini sebelumnya, shadowing. Mungkin juga belum. Shadowing adalah salah satu teknik terbaik untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan Anda pada saat yang bersamaan. Ini sederhana dan sangat kuat.

Begini cara kerjanya: Anda mendengarkan seseorang berbicara bahasa Inggris seperti saya sekarang dan Anda mencoba mengulang persis apa yang mereka katakan. Anda tidak berhenti. Anda tidak menerjemahkan di pikiran Anda. Anda tidak melihat kamus. Anda hanya meniru suara seperti gema. Anda mencoba mengucapkan kata-kata dengan kecepatan yang sama, dengan nada yang sama, dan ritme yang sama seperti pembicara.


Sumber gambar: 
https://breakintoenglish.com/wp-content/uploads/2023/05/Learning-English-Made-Easier-Tips-To-Follow-2-1.jpg


Mari kita coba bersama. Saya akan mengucapkan kalimat, dan Anda mengulang setelah saya.

I want to speak English fluently. Sekarang Anda ulangi.

I listen to English every day. Sekarang Anda ulangi.

Shadowing helps me speak better. Sekarang Anda ulangi.

Sangat bagus. Itu dia.

Itulah shadowing. Awalnya terasa sedikit aneh. Anda mungkin tidak mengerti semua yang Anda dengar. Tidak apa-apa. Shadowing bukan tentang memahami setiap kata. Ini tentang melatih otak dan mulut Anda untuk bekerja sama dalam bahasa Inggris. Ini membantu Anda terbiasa dengan bagaimana bahasa Inggris terdengar, bagaimana ia bergerak, bagaimana rasanya di mulut Anda. Jika Anda melakukan ini sering, bahkan lima menit sehari, Anda akan mulai berbicara lebih cepat, lebih jelas, dan lebih alami. Ini adalah kebiasaan kecil dengan hasil besar.

Sekarang, mari kita bahas pertanyaan utama. Bagaimana Anda bisa melatih bahasa Inggris setiap hari? Banyak siswa mengatakan kepada saya, "Tom, saya ingin belajar, tetapi saya tidak punya waktu. Saya selalu sibuk. Saya merasa gugup ketika berbicara. Saya tidak tahu harus mulai dari mana."

Dan saya selalu berkata, "Anda tidak butuh banyak waktu. Anda tidak butuh tata bahasa yang sempurna. Anda tidak perlu menunggu saat yang tepat. Anda hanya perlu memulai." Izinkan saya memberikan lima cara sederhana dan ampuh untuk melatih bahasa Inggris setiap hari dalam kehidupan nyata Anda, di mana pun Anda berada.

Lima Kiat Praktik Bahasa Inggris Harian

1.      Dengarkan bahasa Inggris setiap hari

Ini adalah langkah terpenting. Jika Anda ingin berbicara lebih baik, Anda harus lebih banyak mendengarkan setiap hari. Bukan seminggu sekali, bukan hanya di kelas, tetapi setiap hari. Mendengarkan membantu Anda mempelajari kata-kata baru, mendengar ritme bahasa Inggris yang sebenarnya, dan melatih telinga Anda untuk memahami lebih cepat. Anda dapat mendengarkan podcast seperti ini, musik berbahasa Inggris, atau menonton video di YouTube. Anda dapat mendengarkan sambil berjalan, membersihkan, memasak, berolahraga, atau beristirahat. Hanya 10 hingga 15 menit sehari sudah cukup untuk membuat perbedaan. Jadikan bahasa Inggris sebagai musik latar Anda.

2.      Shadowing apa yang Anda dengar

Setelah mendengarkan, langkah selanjutnya adalah menggunakan suara Anda. Setelah Anda mendengarkan kalimat atau bagian audio pendek, ulangi. Tiru suaranya dan samakan ritmenya. Lakukan ini setiap hari. Ulangi kalimat yang sama lagi dan lagi. Anda akan menyadari bahwa cara berbicara Anda menjadi lebih lancar dan pelafalan Anda menjadi lebih jelas.

3.      Berpikir dalam bahasa Inggris, satu pemikiran pada satu waktu

Mulailah dengan kalimat pendek dan sederhana dalam pikiran Anda, seperti it's morning atau I need coffee. Selama hari Anda, ucapkan pikiran kecil seperti I'm working atau I want to go home. Ini membantu otak Anda terhubung langsung dengan bahasa Inggris tanpa terjemahan. Kemudian, cobalah mengucapkannya dengan suara keras atau berbisik.

4.      Membaca nyaring

Membaca nyaring lebih baik daripada membaca dalam hati karena melatih otot-otot bicara Anda. Pilih teks pendek dan sederhana, lalu bacalah perlahan, dengan jelas. Kemudian bacalah lagi sedikit lebih cepat dan dengan lebih banyak ekspresi. Ini membantu pelafalan, kelancaran, dan kepercayaan diri Anda.

5.      Gunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari Anda

Anda tidak hanya harus belajar bahasa Inggris, Anda harus hidup dengan bahasa Inggris. Ini harus menjadi bagian dari kehidupan nyata Anda.

o    Ubah pengaturan ponsel Anda ke bahasa Inggris.

Anda akan melihat kata-kata seperti settings, brightness, atau download setiap kali Anda membukanya, yang merupakan pembelajaran pasif yang sangat membantu.

o    Tulis buku harian singkat dalam bahasa Inggris setiap hari.

Cukup tiga kalimat pendek tentang hari Anda. Ini adalah latihan yang bagus untuk membangun struktur kalimat sederhana dan menggunakan kosakata nyata.

o    Rekam pesan suara satu menit setiap hari.

Di akhir hari, rekam diri Anda berbicara tentang hari Anda, rencana, atau perasaan Anda. Ketika Anda mendengarkan diri sendiri, Anda belajar tentang pelafalan dan tata bahasa Anda.

o    Bergabunglah dengan grup berbahasa Inggris daring.

Anda dapat menemukan pelajar lain di grup WhatsApp, Telegram, atau situs web. Ini membuat bahasa Inggris terasa hidup.

o    Tonton video pendek dan ulangi kalimatnya.

Tonton video pendek di TikTok, Instagram, atau YouTube tentang topik yang Anda suka. Jeda dan ulangi kalimat yang Anda dengar, tiru suara, nada, dan kecepatan mereka.

Menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari Anda tidak sulit dan tidak butuh banyak waktu. Rahasianya adalah mengubah tindakan harian kecil menjadi latihan bahasa Inggris. Alih-alih mengatakan selamat pagi dalam bahasa ibu Anda, katakan good morning.

Tindakan kecil ini membangun kebiasaan yang kuat, dan kebiasaan yang kuat menciptakan penutur bahasa Inggris yang percaya diri. Jadikan bahasa Inggris bagian dari hidup Anda, bukan hanya apa yang Anda pelajari. Saat itulah kelancaran nyata dimulai. Sampai jumpa di lain waktu.

Referensi:

Channel YouTube “English Unleashed: The Podcast”

 

Minggu, 30 November 2025

Manajemen Keuangan ala Al Qur'an

 

MANAJEMEN KEUANGAN ALA AL QUR’AN

 

Kita sekolah 12 tahun, kuliah 4 tahun, bahkan ada yang sampai ambil S2 atau S3. Tapi pernah enggak kita benar-benar diajari cara mengelola uang dengan bijak? Kita bisa hafal rumus fisika, paham sejarah dunia, tapi giliran gajian masuk baru seminggu udah habis. Kita tahu cara cari uang, tapi enggak tahu cara membuat uang itu bertahan dan bermanfaat.

Ironisnya, solusi keuangan sering kita cari di buku motivasi Barat atau seminar bisnis mahal. Padahal jawabannya udah ada dalam Al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu. Bukan cuma teori, tapi lengkap dengan logika, prinsip moral, dan panduan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Masalahnya, ilmu keuangan dalam Al-Quran ini jarang banget diajarkan secara utuh. Padahal kalau kita gali, ajarannya bisa bantu kita keluar dari tekanan hidup, mengelola harta dengan sehat, dan bahkan membawa keberkahan dalam kehidupan. Langsung aja kita bahas.

Oke, kita mulai dari dasarnya dulu. Selama ini kita anggap rezeki sama dengan uang. Padahal dalam Al-Quran, kata rezeki itu maknanya luas banget. Rezeki itu bukan cuman isi dompet atau saldo rekening, tapi bisa berupa waktu, kesehatan, relasi, ide, kedamaian hati, bahkan udara yang kita hirup.

Contoh nyatanya orang yang kerja keras 12 jam sehari tapi enggak pernah tenang. Terus bandingkan dengan orang yang penghasilannya biasa saja, tapi hidupnya damai, keluarga harmonis, dan badannya sehat. Secara angka mungkin kalah, tapi secara rezeki bisa jadi jauh lebih kaya.

Dalam surah Albaqarah ayat 3, Allah menyebut orang bertakwa sebagai orang yang menginfakkan sebagian dari rezeki yang kami berikan. Artinya, rezeki itu segala bentuk pemberian Allah yang bisa dimanfaatkan. Bukan cuman materi. Logikanya begini. Kalau kita sempitkan rezeki hanya sebagai uang, maka kita akan mudah stres, iri, atau merasa gagal saat tidak punya banyak. Tapi kalau kita pahami rezeki itu luas, kita bisa lebih bersyukur dan lebih stabil secara mental.

Jadi bab pertama ini ngajarin kita cara berpikir yang sehat tentang harta supaya kita enggak selalu mengejar angka, tapi juga sadar akan nikmat yang sering kita lupakan. Setelah paham apa itu rezeki, sekarang kita masuk ke prinsip pengelolaannya.


Sumber gambar: https://pascasarjana.umsu.ac.id/wp-content/uploads/2023/08/istilah-dalam-manajemen-keuangan-750x375.jpg


Dalam Alquran banyak ayat yang kalau kita cermati sebenarnya mengandung logika ekonomi yang sangat praktis.

Satu, jangan boros, jangan pamer. Dalam surah Al-Isra ayat 26 sampai 27, Allah bilang, Jangan boros, karena pemboros adalah saudara setan; Kalimat ini keras, tapi sangat masuk akal. Karena kebiasaan boros, apalagi karena gengsi bikin kita keluar dari logika keuangan sehat. Kita belanja bukan karena butuh, tapi karena ingin kelihatan wah. Padahal salah satu prinsip keuangan dasar adalah hidup di bawah kemampuanmu, bukan di atas penghasilanmu.

Dua, harta harus bergerak dan bermanfaat. Dalam surah Alhasyr ayat 7, Allah bilang bahwa harta jangan hanya berputar di antara orang-orang kaya. Ini prinsip distribusi kekayaan. Artinya kalau kita punya kelebihan, kita perlu bantu menggerakkan ekonomi. Entah lewat sedekah, investasi ke UMKM, atau bantu orang lain bangkit. Jadi, bukan cuma nabung dan nyimpan, tapi mengedarkan harta secara produktif.

Tiga, jauhi riba karena itu bukan solusi. Alquran sangat tegas tentang riba. Bahkan dalam surah Albaqarah ayat 275 disebutkan bahwa orang yang terjerat riba seperti orang yang kerasukan setan karena tekanan pikiran. Logikanya jelas, riba membuat si kaya semakin di atas dan si miskin makin tercekik. Sistem ekonomi jadi timpang, hutang jadi lingkaran setan, dan masyarakat makin enggak stabil. Makanya Islam lebih mendorong konsep kerja sama bagi hasil dan usaha produktif. Prinsipnya, uang harus tumbuh lewat kerja nyata, bukan lewat memeras orang lain.

Terakhir, kita bicara soal sikap terhadap uang dan kerja. Ini yang kadang sering dilupakan. Satu kerja itu ibadah tapi harus jujur. Dalam surah almulk ayat 15, Allah menyuruh manusia untuk berjalan di muka bumi dan mencari rezeki. Artinya kerja bukan sekedar rutinitas tapi bentuk pengabdian kepada Allah.

Tapi syaratnya, satu, kerja dengan cara yang halal, jujur, dan tidak merugikan orang lain. Karena gaji besar tapi hasil dari manipulasi bukan rezeki yang berkah. Dan ujungnya hati gak akan tenang.

Dua, jangan jadikan uang sebagai tujuan. Surah at-takatsur mengingatkan kita tentang bermegah-megahan, yaitu kecenderungan manusia untuk terus mengejar kekayaan sampai lupa mati. Ini real banget. Banyak orang kerja siang malam, lupa keluarga, lupa ibadah, bahkan lupa kesehatan. Semua demi uang. Padahal uang seharusnya jadi alat bantu hidup, bukan pusat kehidupan. Kalau uang jadi tujuan utama, hidup kita akan selalu terasa kurang.

Tiga, berbagi itu bukan mengurangi, tapi menguatkan. Konsep zakat, infak, dan sedekah dalam Alquran bukan cuman ritual, tapi logikanya kuat banget. Bayangin kalau semua orang mau menyisihkan sebagian hartanya buat yang butuh, pasti lebih sedikit konflik sosial, kriminalitas turun, dan roda ekonomi bawah ikut jalan. Dan menariknya dalam surah Albaqarah ayat 261, Allah menggambarkan sedekah itu seperti benih yang tumbuh jadi pohon lebat. Artinya, harta yang dibagi malah bertambah manfaat dan keberkahannya.

Itulah tadi ilmu keuangan dari Alquran yang jarang diajarkan secara utuh. Al-Quran itu bukan cuma kitab ibadah, tapi juga buku panduan hidup yang luar biasa lengkap, termasuk urusan finansial. Dan semua prinsipnya bisa kita pahami dengan logika yang masuk akal, aplikatif, dan menenangkan jiwa. Jadi kalau kita mau keuangan kita sehat, stabil, dan penuh berkah, pelajari, pahami, dan jalankan ilmu keuangan qurani ini.

 

Referensi:

Channel YouTube MGX Insight

Kamis, 27 November 2025

Panduan dan Persyaratan Beasiswa LPDP

 

Panduan dan Persyaratan Beasiswa LPDP


I. Dokumen yang Diperlukan

5 Dokumen Krusial yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Mendaftar Beasiswa LPDP:

  1. Sertifikat Bahasa Inggris
    • Sertifikat bahasa Inggris merupakan dokumen yang wajib yang harus kalian lampirkan saat mendaftar beasiswa LPDP. Pihak LPDP sendiri menerima beberapa tipe sertifikat bahasa Inggris seperti sertifikat TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, dan PTE Academic dengan ketentuan berikut:
    • Sertifikat berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan.
    • Sertifikat diterbitkan oleh ETS, PTE Academic, atau IELTS.
    • Syarat minimal skor tiap sertifikat sebagai berikut:

Jenjang

TOEFL ITP

TOEFL iBT

IELTS

PTE Academic

S2 dalam negeri

500

61

60

50

S2 luar negeri

-

80

6.5

58

S3 dalam negeri

530

70

6.0

50

S3 luar negeri

-

94

7.0

65

tatan: TOEFL ITP hanya bisa digunakan untuk peserta yang mendaftar program S2/S3 dalam negeri saja.


Sumber gambar: https://cdn.rri.co.id/berita/Pusat_Pemberitaan/o/1736752106955-1000124670/izo4a1x6w0r3ljh.jpeg

  1. Surat Rekomendasi
    • Surat rekomendasi beasiswa adalah surat resmi yang diberikan oleh seseorang dengan kapabilitas untuk memberi penilaian atau informasi mengenai karakter atau pencapaian peserta yang mendaftar beasiswa.
    • Surat rekomendasi ini bisa diberikan oleh dosen, atasan, pejabat daerah maupun relasi akademis lainnya yang pernah bersinggungan dengan kalian terkait hal profesional seperti proyek, kegiatan sosial, maupun karir.
    • Minta ke orang yang paling kenal dan mendukung.
    • Gunakan format beasiswa LPDP yang disediakan.

  2. Proposal Penelitian
    • Dokumen yang satu ini khusus diperuntukkan bagi pendaftar beasiswa LPDP jenjang doktor (S3). Pelamar diminta untuk menuliskan proposal penelitian dengan 1.500-2.000 kata yang mana berisikan judul penelitian, latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metode, manfaat yang diharapkan, serta kesimpulan.

  3. Sertifikat Pendukung
    • Sertifikat pendukung di sini merujuk pada cerita pengalaman yang telah kalian cantumkan di esai beasiswa LPDP. Walaupun bukan dokumen wajib yang harus diunggah, kalian perlu mempersiapkan dokumennya ya. Sertifikat ini bertujuan untuk mendukung dan memperkuat apa yang telah kalian sampaikan. Meskipun opsional, banyak awardee yang menyarankan untuk membawa sertifikat prestasi/kegiatan sosial/organisasi untuk ditunjukkan pada sesi wawancara sebagai bukti pendukung statement kalian.

  4. Publikasi/Karya Ilmiah (Jika ada)
    • Jika memiliki publikasi atau karya ilmiah, sebutkan judul, jurnal, atau konferensi tempat publikasi tersebut diterbitkan.

  5. Penghargaan dan Sertifikat
    • Cantumkan penghargaan atau sertifikat yang relevan (misalnya, penghargaan akademik, sertifikat keahlian, TOEFL/IELTS, dan sebagainya).

II. Menulis Esai Beasiswa

Kuasai Rangkuman Syarat Ini Agar Lebih Mudah Lolos Beasiswa LPDP

Esai Beasiswa

Esai beasiswa merupakan sebuah tulisan yang disusun dengan tujuan untuk meyakinkan pihak pemberi beasiswa bahwa pelamar merupakan kandidat yang mereka cari. Umumnya terdapat 3 komponen penting yang harus ada di esai beasiswa LPDP, yaitu:

Structure essay (introduction-body-closing):

  • Introduction/Pengenalan Diri (terdiri dari data diri & pengalaman)
    • Data diri ditulis dengan metode PAWS.
    • Pengalaman ditulis dengan metode STAR.
    • Pada bagian ini, kalian bisa menuliskan data diri seperti nama serta domisili tinggal. Kemudian bisa kalian lanjutkan dengan latar belakang pendidikan kalian. Lalu lanjutkan dengan perjalanan profesional (karir) setelah lulus dan apa yang saat ini sedang kalian lakukan. Kalian juga bisa menambahkan cerita tentang pengalaman kalian yang relevan dengan studi kalian.

  • Body/Rencana Studi
    • Pada bagian masalah solusi, tulis dengan menggunakan metode REDS.
    • Tuliskan program studi dan kampus tujuan kalian. Jelaskan motivasi mengenai pilihan tersebut. Tunjukkan poin-poin unggul jika kalian melanjutkan studi di prodi dan kampus tersebut. Kalian juga bisa menceritakan pengalaman yang dapat mendukung atau memperkuat alasan mengapa program studi dan kampus tersebut merupakan pilihan yang tepat untuk kalian.

  • Closing/Rencana Kontribusi
    • Pada bagian rencana pasca study, ditulis dengan metode SMART.
    • Angkat permasalahan atau isu di Indonesia (harus yang relevan dengan program studi tujuan) yang menurut kalian penting dan urgent sehingga harus segera dilakukan tindakan agar tidak memperparah keadaan. Kaitkan isu tersebut dengan rencana kontribusi kalian. Tuangkan ide kalian mengenai solusi atas permasalahan tersebut. Jelaskan bahwa program studi tujuan dapat membantu keberlangsungan solusi yang telah kalian jelaskan sebelumnya.
  • Catatan: Bisa mentoring essay beasiswa di Scholars.

III. Surat Rekomendasi

Siapa Perekomendasi yang Tepat?

  • Dosen Pembimbing Skripsi/Akademik
    • Penjelasan: Dosen pembimbing adalah pilihan yang sangat tepat untuk memberikan surat rekomendasi LPDP karena memiliki pemahaman mendalam tentang kemampuan akademik, karakter, dan potensi mahasiswa yang didasarkan pada pengalaman langsung seperti pembimbingan penelitian, skripsi atau tugas akhir. Dosen pembimbing dapat memberikan penilaian yang objektif, spesifik, dan relevan, yang tercermin pada pencapaian konkret mahasiswa serta menjelaskan bagaimana kemampuan tersebut sejalan dengan tujuan beasiswa LPDP. Selain itu, dosen pembimbing juga dapat memberikan gambaran yang lebih personal tentang keseriusan mahasiswa dalam mengembangkan diri sehingga meningkatkan kredibilitas surat rekomendasi.

  • Atasan Kerja
    • Penjelasan: Atasan kerja sangat cocok untuk memberikan surat rekomendasi LPDP karena memiliki pengalaman langsung dalam kontribusi kamu di lingkungan kerja. Sebagai seseorang yang telah bekerja sama secara langsung atasan dapat memberikan penilaian yang maksimal tentang kemampuan kamu dalam menyelesaikan tugas, bekerja sama dalam tim serta mengelola tanggung jawab dengan baik. Rekomendasi dari atasan juga mencerminkan kemampuan kamu dalam dunia profesional, seperti kepemimpinan, problem solving, dan etos kerja yang sangat relevan dengan kriteria LPDP. Selain itu, atasan dapat menjelaskan bagaimana pengalaman kerja kamu dapat mendukung kesuksesan studi lanjutan dan memberikan dampak positif pada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

  • Tokoh Masyarakat
    • Penjelasan: Jika kamu adalah seorang pengusaha atau penggiat sosial, rekomendasi dari tokoh masyarakat sangat relevan karena dapat menilai sejauh mana kontribusi sosial yang telah diberikan baik melalui inisiatif kewirausahaan maupun sosial program yang berdampak positif pada masyarakat. Tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh dan pemahaman mendalam tentang dinamika sosial, dapat memberikan penilaian tentang kemampuan dalam memimpin yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat, serta dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak. Rekomendasi dari tokoh masyarakat akan menunjukkan bagaimana kamu berkontribusi dalam perubahan sosial dan memiliki potensi untuk mendukung visi LPDP dalam mencetak pemimpin yang dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa.

IV. Curriculum Vitae (CV)

Ini 6 Struktur dan 4 Tips Jitu Supaya CV-mu Dilirik Tim Penyeleksi Beasiswa LPDP

6 Struktur CV Beasiswa LPDP:

  1. Informasi mengenai identitas yang ditulis secara jelas.
  2. Rekam jejak pendidikan mulai dari yang paling terbaru.
  3. Pengalaman profesional/magang sangat baik jika memiliki dan dicantumkan.
  4. Pengalaman dalam kepanitiaan dan organisasi yang mencerminkan bahwa kamu kandidat yang aktif.
  5. Penghargaan dan bukti prestasi yang relevan dengan bidang yang kamu ajukan.
  6. Kemampuan penunjang seperti soft skill dan hard skill di bidang yang sesuai lebih baik.

Tips Penting dalam Menulis CV:

  1. Bahasa yang jelas dan spesifik serta pastikan tujuan penulisan adalah untuk mengekspresikan diri.
  2. Perhatikan kesalahan umum berupa kesalahan ejaan tata bahasa serta pastikan semua informasi penting seperti email dan nomor kontak tercantum dengan jelas.
  3. Urutkan pengalaman terbaru terlebih dahulu sertakan juga lisensi, pencapaian, penghargaan, sertifikat, dan informasi relevan.
  4. Hindari penggunaan bahasa gaul dan singkatan serta singkatan yang tidak umum. Jangan menyertakan gambar atau menggunakan kata ganti.

Pastikan 9 Hal Ini Ada dalam CV-mu Agar Terlihat Menarik di Mata Penyeleksi Beasiswa LPDP:

  1. Data Pribadi: Nama lengkap, Informasi kontak (alamat, nomor telepon, dan email yang aktif), Tanggal dan tempat lahir. Jangan mencantumkan informasi yang kurang relevan, seperti status pernikahan.
  2. Ringkasan Profil: Deskripsi singkat tentang diri kamu, minat, dan tujuan akademik atau karir. Tunjukkan minat kamu terhadap bidang studi dan sesuaikan dengan tujuan LPDP.
  3. Pendidikan: Rincian pendidikan terakhir hingga jenjang pendidikan tertinggi (nama lembaga, jurusan, dan tahun kelulusan). Sebutkan prestasi akademik, seperti IPK, beasiswa, atau penghargaan yang pernah diterima.
  4. Pengalaman Kerja: Cantumkan pekerjaan atau posisi relevan yang pernah kamu pegang, terutama jika berhubungan dengan bidang studi yang kamu ambil. Sertakan nama perusahaan, posisi, periode kerja, serta tanggung jawab dan pencapaian yang relevan.
  5. Pengalaman organisasi atau kepanitiaan: Jelaskan pengalaman organisasi, kepanitiaan, atau kepemimpinan yang pernah diikuti. Tampilkan peran dan kontribusi kamu, terutama yang memperlihatkan kemampuan kerja sama dan kepemimpinan.
  6. Pengalaman Penelitian/Proyek: Jika kamu memiliki pengalaman penelitian atau proyek yang relevan, sertakan judul penelitian, tujuan, serta peran kamu di dalamnya.

V. Kemampuan Bahasa Inggris

TOEFL/IELTS

Miliki Basic English yang baik. Minimal B1 (pre intermediate).

  • Vocabulary TOEFL/IELTS: Pahami terminologi khusus, Collocation, Advance vocabulary.
  • Listening TOEFL/IELTS: Pahami -s/dan -d/sound, Linking word, idiomatic expression.
  • Writing IELTS: Pahami compound complex sentence, reduced form, inverted form.
  • Speaking IELTS: Pahami phrase, vocab dalam context yang sesuai.
  • Bisa belajar TOEFL/IELTS di Scholars.

 

Referensi:

Dirangkum dari berbagai sumber