Apa Itu Jagalaba?
Jagalaba adalah marketplace kerakyatan yang didirikan oleh
UMKM, untuk UMKM, dan demi kemajuan UMKM Indonesia. Marketplace ini merupakan
inisiatif dari Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), sebuah komunitas yang
berkomitmen menciptakan ekosistem bisnis inklusif dan kolaboratif guna
meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Jagalaba mengusung filosofi
"Dari Kita untuk Kita".
Latar Belakang
Pendirian
Jagalaba lahir dari keresahan akan semakin tersisihnya
produk-produk lokal di tengah dominasi e-commerce raksasa dan banjirnya produk
impor murah. Banyak pelaku UMKM yang terpaksa gulung tikar akibat tak mampu
bersaing dengan produk impor yang harganya sangat murah, seperti busana muslim
atau batik lokal yang harus berhadapan dengan produk serupa buatan China.
Siapa di Balik
Jagalaba?
Inisiatif pendirian Jagalaba dipelopori oleh Danang dari
Lampung Selatan dan Afif dari Rembang, yang bersama jaringan pengusaha SUMU
bertekad membangun marketplace yang berpihak pada UMKM dan brand lokal. SUMU
sendiri diluncurkan pada 16 April 2023 oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr. H. Anwar
Abbas, MM.
🔑 Yang Membedakan
Jagalaba dari Marketplace Lain
1. Sistem
Desentralisasi
Tidak seperti marketplace besar yang dikendalikan oleh satu
entitas pusat, Jagalaba dijalankan oleh jaringan operator, yaitu para pengusaha
Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
2. Biaya
Administrasi Sangat Rendah
Jagalaba hanya memungut biaya administrasi sebesar 4 persen
untuk penjual — jauh lebih rendah dibandingkan marketplace besar yang
mengenakan tarif 10–20 persen. Sebagian margin digunakan untuk membiayai server
dan pengembangan platform, sebagian lagi dikembalikan kepada penggerak Jagalaba
serta UMKM yang terlibat aktif.
3. Model Closed
Loop Economy
Jagalaba menciptakan konsep "closed loop
economy", di mana keuntungan yang diperoleh tetap berputar di dalam
komunitas UMKM dan tidak mengalir ke pihak-pihak luar yang tidak berkontribusi
pada ekonomi lokal.
4. Tidak Bergantung
pada Algoritma Modal Besar
Para penjual didorong untuk mengajak pelanggan loyal mereka
berbelanja di platform ini, membangun ekosistem yang didukung oleh komunitas —
bukan oleh algoritma yang menguntungkan modal besar.
5. Didukung Program
Pemberdayaan UMKM
Selain marketplace, SUMU juga aktif dalam literasi dan
akses permodalan, advokasi kebijakan, serta program edukasi dan pelatihan
bisnis bagi para anggotanya.
6. Kemudahan Akses
Jagalaba telah meluncurkan aplikasi yang dapat diunduh
melalui Google Play Store. Pembeli bahkan bisa berbelanja tanpa perlu login
atau mengunduh aplikasi. Informasi lebih lanjut dapat diikuti melalui akun
Instagram resmi mereka di @jagalaba.
💬 Visi Jagalaba
Sekretaris Jenderal SUMU, Ghufron Mustaqim, menegaskan
bahwa Jagalaba bukan sekadar platform jual-beli, melainkan gerakan ekonomi
komunitas yang memastikan perputaran uang tetap berada di tangan UMKM.
Kesimpulan: Jagalaba bukan
sekadar marketplace biasa, melainkan sebuah gerakan ekonomi kerakyatan
berbasis nilai-nilai Muhammadiyah yang menempatkan keberpihakan pada UMKM lokal
sebagai prioritas utama — berbeda dari marketplace konvensional seperti
Tokopedia, Shopee, atau Lazada.
Daftar Pustaka
- Jagalaba.com. Tentang Jagalaba — Marketplace Kerakyatan UMKM
Indonesia. Diakses 27 Maret 2026. https://jagalaba.com
- Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU). Jagalaba: Dari Kita untuk Kita.
Diakses 27 Maret 2026. https://sumu.id
- Instagram Resmi Jagalaba. @jagalaba. Diakses 27 Maret 2026. https://www.instagram.com/jagalaba
- Google Play Store. Aplikasi Jagalaba. Diakses 27 Maret 2026. https://play.google.com/store

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Ditunggu komentar Anda!